Selasa, 06 Januari 2015

xl "sekarang bisa''

XL Sekarang Bisa ! Luncurkan Real Mobile 4G-LTEXL bisaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaass

XL Sekarang Bisa! GM Sales Kalimantan XL, Liedya Andayani, bersama manajemen XL Banjarmasin berfoto berama usai launching logo baru di Mercure Hotel Selasa (28/10). (ist)

Banjarmasin-PT XL Axiata memperkenalkan logo baru dalam merayakan hari jadinya yang ke 18. Logo baru dengan latarbelakang warna kuning dan hijau ini guna memberi kualitas layanan dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan setianya.

“Di ulang tahun ke 18 ini, PT XL Axiata melakukan perubahan dengan mempersembahakan identitas baru XL. Ini merupakan komitmen kita untuk melakukan perubahan yang lebih baik,” kata

Selain ulang tahun dan launching logo baru, XL juga melaunching layanan mobile 4G-LTE (Long Term Evolution) pertama di Indonesia. ” Layanan mobile 4G-LTE ini merupakan layanan internet dengan kecepatan tinggi hingga 100 Mbps dan berteknologi canggih yang disediakan XL dengan didukung mitra penyedia jaringan terkemuka seperti Huawei dan Ericsson,” kata GM Sales Kalimantan XL, Liedya Andayani usai launching logo baru XL bersama mitra kerja dan wartawan di Hotel Mercure, Selasa (28/10).

Dijelaskannya, peluncuran ini sejalan dengan spirit baru XL untuk selalu menjadi operator terdepan dalam berinovasi menyediakan layanan bagi masyarakat.
“Ini merupakan kado yang istimewa di hari ulang tahun XL. XL juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik pelanggan setianya yang ada di Indonesia. Kita berharap apa yang kita berikan dan bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

XL menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet berkecepatan tinggi di Indonesia, sebagai operator seluler terbesar kedua di Indonesia akan terus melakukan inovasi layanan terbaru real mobile 4G-LTE (Long Term Evolution), yang pertama di Indonesia. Layanan internet kecepatan tinggi hingga 100 Mbps dan berteknologi canggih yang disediakan oleh XL ini didukung oleh mitra penyedia jaringan terkemuka di dunia yakni Huawei dan Ericsson.

Untuk tahap awal, layanan real mobile 4G-LTE ini bisa dinikmati di 5 (lima) lokasi di Jakarta, diantaranya 1 lokasi secara full building-seluruh area di gedung pusat perbelanjaan Kota Kasablanca dan Central Park, serta 4 lokasi lainnya yaitu Euphoria Lounge Menara Prima, XL Xplor Senayan City, XL Xplor Central Park, serta Grha XL. Acara peluncuran berlangsung hari ini di Jakarta (28/10), disaksikan oleh Direktur Jendral Sumber Daya Perangkat Pos & Informatika (SDPPI) Kemenkominfo, Muhammad Budi Setiawan, dan Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi. Khusus untuk wilayah North Region, peluncuran digelar secara serentak di hari yang sama di empat kota besar yaitu, Makassar, Manado, Balikpapan, dan Banjarmasin.

“Peluncuran layanan mobile 4G-LTE pertama di Indonesia ini sejalan dengan spirit XL untuk selalu menjadi operator yang terdepan dalam berinovasi menyediakan layanan bagi masyarakat. Ini juga menjadi kado yang istimewa di ulang tahun XL yang ke-18, sekaligus sebagai wujud nyata komitmen XL untuk terus berupaya memberikan layanan dan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia dalam merasakan dan menikmati kemajuan teknologi mobile 4G-LTE dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Kami berharap layanan 4G-LTE yang kami sediakan ini dapat memberikan manfaat yang positf bagi masyarakat”.

Liedya menambahkan, pada tahap awal, layanan internet berkecepatan tinggi dengan teknologi 4G-LTE ini baru bisa dinikmati secara terbatas di beberapa lokasi di Jakarta, dan selanjutnya, secara bertahap XL akan memperluasnya ke beberapa kota lainnya di luar Jakarta. Pemilihan lokasi dan kota tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan diantaranya potensi permintaan pelanggan, ketersediaan alokasi frekuensi, besaran nilai investasi dan sebagainya.

Untuk memasyarakatkan layanan 4G-LTE ini, XL juga akan membangun ekosistem pendukungnya, seperti penyediaan ponsel yang mampu beroperasi di jaringan 4G-LTE, dan terjangkau untuk semua kalangan pelanggan. Untuk itu, XL menjalin kerjasama dengan sejumlah penyedia ponsel dan ekosistem pendukung, antara lain, Sony Mobile, Intel Corporation, LG Mobile, HTC, Nokia (Microsoft), Huawei, Speedup, BlackBerry, dan Qualcomm.Adapun nilai investasi yang dikeluarkan XL untuk menyediakan layanan mobile 4G-LTE ini sudah menjadi bagian dari keseluruhan nilai investasi XL di tahun 2014 yang mencapai sekitar Rp. 7 Triliun.

Dalam peluncuran layanan 4G-LTE ini, XL mengajak pelanggan untuk merasakan dan menikmati berbagai manfaat nyata dari penerapan teknologi ini. Pelanggan yg telah memiliki perangkat/handset 4G dapat menukarkan/memperoleh simcard khusus 4G secara gratis di lokasi acara yakni Kota Kasablanca, XL Xplor Central Park, serta XL Xplor Senayan City. Pelanggan juga dapat langsung menikmati promo 3 bulan gratis menggunakan layanan Internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps.

Sementara itu, peluncuran XL juga ditandai dengan demo layanan 4G-LTE yang dilakukan di tiga tempat yaitu Mall Kota Kasablanka, XL Xplor di Mall Central Park, dan Euphoria Lounge Jakarta. Demo yang dilakukan berupa uji kecepatan akses Internet (speed test). Pada demo ini, kecepatan akses internet yang diujicoba mampu mencapai 100 Mbps. Selain ujicoba kecepatan 4G-LTE, XL juga mengadakan video conference dengan beberapa Direksi XL yang sedang berada di lokasi XL Xplor Central Park dan Euphoria Mega Kuningan guna memperlihatkan kecepatan, kejernihan, serta berbagai manfaat lebih teknologi 4G LTE.

LTE merupakan teknologi jaringan telekomunikasi terbaru yang dikategorikan sebagai teknologi generasi ke-4 ini. LTE disebut-sebut memiliki keunggulan pada kecepatan, efisiensi jaringan,coverage layanan dll. Dengan keunggulan yang ditawarkan tersebut, pelanggan akan mendapatkan manfaat antara lain seperti kemudahan dan kecepatan akses layanan data baik upload/download konten berkapasitas besar seperti foto/video, dan content-content lainnya.

Pelanggan layanan data/internet XL saat ini mencapai sekitar 32 jutaan atau 51% dari total pelanggan. Adapun total pelanggan XL hingga saat ini sekitar 62,9 juta. Hingga saat ini XL juga telah melakukan modernisasi seluruh jaringannya dan telah tuntas pada tahun 2013 yang lalu. Selain itu, XL saat ini juga telah memiliki jaringan infrastruktur fiber optic sepanjang lebih dari 30 ribu km, serta BTS sebanyak lebih dari 47 ribu BTS (3G/2G) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan demikian, jaringan XL telah siap dipergunakan untuk mengimplementasikan layanan Hotrod 4G-LTE. Saat ini, XL tengah menunggu kebijakan pemerintah untuk menggunakan teknologi netral di frekuensi 1.800 MHz agar bisa memperluas layanan tercanggih tersebut.

XL bis

XL Sekarang Bisa! GM Sales Kalimantan XL, Liedya Andayani berfoto bersama para wartawan media cetak dan elektronik di Hotel Mercure usai launching logo baru. (ida/ib)

Pengenalan Logo Baru XL

Bersamaan dengan peluncuran layanan mobile 4G-LTE ini, XL juga memperkenalkan logo baru perusahaan. Logo baru dengan nuansa warna kuning dan hijau, dengan latar belakang warna biru ini merupakan tonggak sejarah baru bagi XL di usia ke-18 tahun dalam melayani masyarakat Indonesia. Spirit logo baru ini adalah XL akan lebih dinamis, responsive dan inovatif dalam memberikan kualitas layanan dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia.

Tentang XL

XL adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, XL saat ini adalah penyedia layanan seluler dengan jaringan yang luas dan berkualitas di seluruh Indonesia bagi pelanggan ritel (Consumer Solutions) dan solusi bagi pelanggan korporat (Business Solutions). XL satu-satunya operator yang memiliki jaringan serat optik yang luas. XL telah meluncurkan XL 3G pada 21 September 2006, layanan telekomunikasi selular berbasis 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia. XL dimiliki secara mayoritas oleh Axiata Group Berhad (“Axiata Group”) melalui Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (66,5%) dan publik (33,5%). Sebagai bagian dari Axiata Group bersama-sama dengan Robi (Bangladesh), Smart (Cambodia), Idea (India), Celcom (Malaysia), M1 (Singapore), SIM (Thailand) dan Dialog (Sri Lanka).